YESUS MENCARI YANG TERHILANG DAN TERSESAT
Ayat Bacaan: Keluaran 8,
Keluaran 9, Keluaran 10, Lukas 14, Lukas 15:1-10, Lukas 16
Yesus
berkata, "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia
mendengar!" (Lukas 14:35).
Kemudian pada Lukas pasal 15, dimulai dengan
pemberitahuan bahwa para pemungut cukai dan orang-orang berdosa datang kepada
Yesus untuk mendengarkan Dia. Namun, orang-orang Farisi dan guru-guru agama
justru mengeluhkan hal itu. Sebab itu, Yesus mengisahkan dua perumpamaan ini.
Perumpamaan pertama tentang
domba yang hilang (Lukas 15:4-6).
Seekor anjing yang tersesat bisa saja menemukan
jalan pulang, tetapi seekor domba tidak demikian. Tersesat sendirian membuat si
domba terancam bahaya dari predator yang mengincarnya.
Perumpamaan kedua tentang
perempuan yang kehilangan salah satu dari sepuluh dirham yang dia miliki (Lukas 15:8-9).
Pada kedua perumpamaan ini menekankan
hilangnya milik yang berharga. Lalu si pemilik berinisiatif untuk mencari
dengan cermat hingga ia menemukan miliknya yang hilang tersebut. Setelah yang hilang
ditemukan, si pemilik bersukacita dan mengajak sahabat-sahabat mereka untuk
bersukacita bersamanya.
Jika satu dirham dan seekor
domba begitu berharga sehingga pemiliknya berupaya keras untuk mencari dan
menemukannya, betapa lebih berharganya orang berdosa yang mau bertobat. Jika
surga bersukacita atas pertobatan seorang berdosa, maka mencari serta menemukan
"domba yang tersesat" dan "koin yang hilang" seharusnya
menjadi bagian kita juga, murid-murid Yesus di masa kini.
Doa: Allah Bapa yang maha pengasih dan penyayang, Allah Bapa didalam Tuhan kami Yesus Kristus, Kami mengucap syukur buat renungan firman-Mu bagi kami. Mohon kiranya Roh Kudus senantiasa menolong, membimbing dan membantu kami untuk memahami dan mengerti akan semua firman yang telah Kau sampaikan bagi kami.
Biarlah kami semakin hari semakin diperbaharui dan taat pada perintah-perintah-Mu. Kami mohon kiranya Engkau senantiasa menuntun kami ke jalan yang benar sesuai kehendak-Mu.
Ya Allah Bapa yang maha pengasih dan penyayang, kini kami serahkan langkah hidup kami selanjutnya ke dalam bimbingan dan penyertaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu dalam hidup kami, janganlah kehendak kami yang jadi, karena kami tahun dan yakin bahwa kehendak-Mu adalah selalu yang terbaik bagi kami.
Terima kasih ya Allah Bapa didalam Tuhan Yesus Kristus, segala puji syukur, hormat dan kemuliaan hanya bagi kebesaran-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Haleluya. Amin.