Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

HUBUNGAN ANTARA SUAMI DAN ISTRI YANG BURUK JADI PENGHALANG DOA

Ayat Bacaan: 1 Petrus 3: 5-7; Yesaya 59:1, 2

“Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan istrimu, sebagai kaum yang lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang” (1 Petrus 3:7).

Dan kalian juga, suami-suami, hendaklah hidup dengan penuh pengertian terhadap istrimu, dan dengan kesadaran bahwa mereka adalah kaum yang lemah. Perlakukanlah mereka dengan hormat, sebab mereka bersama-sama dengan kalian, akan menerima anugerah hidup yang sejati dari Allah. Lakukanlah ini, supaya tidak ada yang menghalangi doamu (1 Petrus 3:7 BIS)

        Saat ini, nyaris tidak ada sesuatupun yang tidak terjadi dan tersedia, semuanya ada, semuanya terjadi, seakan hidup dalam mimpi saja rasanya. Seorang pria menikah dengan wanita cantik. Kehidupan rumah tangga mereka berjalan cukup harmonis, kemudian mereka dikaruniai sepasang anak yang lucu, tetapi mungkin memang sudah akhir zaman, tak ada hujan, tak ada angin, tiba-tiba sang suaminya jatuh cinta lagi dengan wanita lain! Cerita selanjutnya bisa ditebak, keluarga kecil yang awalnya harmonis ini kemudian hancur.
        Mungkin kita hanya bisa berkata, “Ah itu hal biasa di jaman ini….. dimanapun juga terjadi, hampir di seluruh penjuru dunia ini, jadi jangan kaget ……….!” Tetapi yang menjadi persoalan adalah, bagaimana jika yang mengalami hal itu adalah anak-anak Tuhan, apakah hal ini juga dapat dikatakan biasa? Sebuah rumah tangga hancur karena suami berselingkuh, dan ini tentu sangat bertentangan dengan ayat renungan yang tertulis di atas tadi.
        Saat ini setan sedang berusaha mengincar rumah tangga – rumah tangga Kristen. Apabila suami dan istri tidak menyimpan firman didalam hati dengan sungguh-sungguh, maka tidaklah ada rumah tangga Kristen yang kokoh. Mereka akan menjadi bulan-bulanan iblis si pengganggu. Tidak hanya itu saja, keretakan hubungan suami istri juga akan berdampak dan mempengaruhi hubungan mereka dengan Tuhan. Sebab Alkitab dengan jelas telah menyebutkan bahwa salah satu penghalang doa adalah gagalnya membina hubungan yang baik antara suami dan istri.
        Apabila kita ingin doa-doa kita dijawab oleh Tuhan, maka jagalah senantiasa  hubungan yang harmonis dengan suami atau istri kita. Tuhan sangat peduli terhadap hal ini, sebab dari mulanya Allah sudah menetapkan agar manusia membentuk sebuah keluarga, dan dari situlah Allah akan memancarkan berkatnya. Apabila ada orang yang menghancurkan sebuah keluarga, maka orang itu akan berurusan dengan Allah. Dan bila kita sendiri yang dengan sengaja menyakiti atau meninggalkan pasangan kita, maka doa-doa kita akan seperti menguap di udara. 

Renungan:
        Kita pasti merindukan agar doa-doa kita akan dijawab oleh Allah. Akan tetapi kita juga wajib tahu syarat dan peraturannya agar doa-doa kita tidak terhalang. Jadi sebelum berdoa, hendaknya kita tanyakan terlebih dahulu pada diri sendiri apakah kita mempunyai hubungan yang baik dengan pasangan kita?

Renungan-renungan Firman Tuhan lainnya silahkan klik: Renungan Firman Tuhan

Doa: Allah Bapa yang maha pengasih dan penyayang, Allah Bapa didalam Tuhan kami Yesus Kristus, Kami mengucap syukur buat renungan firman-Mu bagi kami. Mohon kiranya Roh Kudus senantiasa menolong, membimbing dan membantu kami untuk memahami dan mengerti  akan semua firman yang telah Kau sampaikan bagi kami.

Biarlah kami semakin hari semakin diperbaharui dan taat pada perintah-perintah-Mu. Kami mohon kiranya Engkau senantiasa menuntun kami ke jalan yang benar sesuai kehendak-Mu.

Ya Allah Bapa yang maha pengasih dan penyayang, kini kami serahkan langkah hidup kami selanjutnya ke dalam bimbingan dan penyertaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu dalam hidup kami, janganlah kehendak kami yang jadi, karena kami tahun dan yakin bahwa kehendak-Mu adalah selalu yang terbaik bagi kami.

Terima kasih ya Allah Bapa didalam Tuhan Yesus Kristus, segala puji syukur, hormat dan kemuliaan hanya bagi kebesaran-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Haleluya. Amin.