Mengenal Tuhan Yesus Secara Pribadi
Ayat Bacaan: Keluaran 20,
Keluaran 21, Keluaran 22, Yohanes 2, Yohanes 3, Yohanes 4:1-26
Pengenalan bahwa Yesus adalah
Mesias merupakan puncak karena hal ini sesuai dengan tujuan penulisan Injil
Yohanes, " … tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat,
supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh
imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya" (Yohanes 20:31).
Perjumpaan dan
perbincangan dengan Tuhan Yesus telah mengubah hidup perempuan Samaria itu
secara total. Hidup perempuan Samaria itu tidaklah seperti hari-hari sebelumnya. Sesuatu telah
terjadi dalam hidupnya sebagai akibat perjumpaannya dengan Tuhan Yesus.
Semuanya karena inisiatif Tuhan Yesus. Tuhan Yesus yang mencarinya. Tuhan Yesus
juga yang membimbingnya dalam percakapan, sampai ia mengenal siapa Yesus dan
terbuka pada pembaruan dari Yesus atas hidupnya.
Pada awal pembicaraan itu ia
tidak mengenal dengan siapa ia sedang berbicara. Ia hanya tahu bahwa ia sedang
berbicara dengan seorang Yahudi (Yohanes 4:9). Kemudian ia menyapa Tuhan Yesus
dengan sebutan tuan ( Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.) -Yohanes 4:11).
Sementara pembicaraan berlangsung, ia menyadari
bahwa Yesus lebih daripada yang disapanya. Akan tetapi, bagi perempuan Samaria itu, Yakub dianggap lebih tinggi ( Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?" -Yohanes 4:12).
Ketika Yesus mengungkapkan semua
perbuatannya, ia menyadari bahwa Yesus adalah seorang nabi ( Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. -Yohanes 4:19).
Akan Tetapi,
Tuhan Yesus tidak berhenti di situ. Ia membimbing pengenalan perempuan Samaria
sampai ke puncaknya, yakni bahwa Ia adalah Mesias (Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau." -Yohanes 4:25-26).
Pengenalan perempuan
Samaria terhadap Yesus adalah saat terindah dalam hidupnya, saat ketika ia
percaya kepada Yesus, saat ia bertemu dan mengenal Mesias. Ia tidak pernah
membayangkan sebelumnya bahwa perjalanannya mengambil air ke sumur merupakan
perjalanan yang mengubah hidupnya selamanya.
Renungan: Kita mengenal Tuhan
Yesus secara pribadi
Doa: Allah Bapa yang maha pengasih dan penyayang, Allah Bapa didalam Tuhan kami Yesus Kristus, Kami mengucap syukur buat renungan firman-Mu bagi kami. Mohon kiranya Roh Kudus senantiasa menolong, membimbing dan membantu kami untuk memahami dan mengerti akan semua firman yang telah Kau sampaikan bagi kami.
Biarlah kami semakin hari semakin diperbaharui dan taat pada perintah-perintah-Mu. Kami mohon kiranya Engkau senantiasa menuntun kami ke jalan yang benar sesuai kehendak-Mu.
Ya Allah Bapa yang maha pengasih dan penyayang, kini kami serahkan langkah hidup kami selanjutnya ke dalam bimbingan dan penyertaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu dalam hidup kami, janganlah kehendak kami yang jadi, karena kami tahun dan yakin bahwa kehendak-Mu adalah selalu yang terbaik bagi kami.